Rangkuman Berita Nasional 2 Januari 2021

Rangkuman Berita Nasional 2 Januari 2021

Advertisements

Tetap Waspada, Kasus Baru Corona Terus Meningkat

Di lansir dari situs World Meter, kini Indonesia telah mengalami pertambahan kasus yang cukup signifikan semenjak akhir desember. Kasus harian bertambah menjadi 8.072 orang. Selain itu jumlah pasien sembuh per 1 Januari 2021 bertambah menjadi 617.936 orang atau persentasenya 82,3%. Jumlah tersebut termasuk juga penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.839 orang per 1 Januari 2021. Info ini di lansir dari halaman website Satgas Covid-19.

Lonjakan kasus menunjukan masih masivnya penyebaran Covid-19. Sehingga pemerintah masih menekankan pentingnya perilaku 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Advertisements

DKI Jakarta Masih Terapkan PJJ

Dikutip dari Kompas, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan bahwa Pembelajaran Tatap Muka belum dapat dilaksanakan. “Pembelajaran tatap muka belum dapat di laksanakan. Sehingga seluruh sekolah di DKI Jakarta tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah (BDR),” kata Nahdiana, Sabtu (2/1/2021).

Nahdiana menjelaskan, keputusan ini di landasi dengan mengutamakan kesehatan dan keamanan peserta didik dan tenaga kependidikan di masa pandemi Covid-19.

“Jadinya pada Januari 2021. Jadi daerah dan sekolah di harapkan dari sekarang kalau siap melakukan tatap muka. Kalau ingin melakukan tatap muka. Harus segera meningkatkan kesiapannya untuk melaksanakan ini dari sekarang sampai akhir tahun,” kata Nadiem pada Jumat (20/11/2020) lewat akun YouTube Kemendikbud RI.

BACA JUGA  Jawa Tengah : Gunung Merapi Teramati Masih Erupsi

Arus Balik Tahun Baru Terjadi Malam Ini

Puncak arus balik menuju DKI Jakarta di prediksi oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) pada hari Minggu (3/01). Prediksi untuk jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta pada hari tersebut adalah sebanyak 205 ribu kendaraan, naik 18,5% jika di bandingkan dengan lalu lintas (lalin) new normal.

Dilansir dari Kontan, “Melihat hal tersebut, masih terdapat sekitar 137 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta,” jelas Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, Jumat (1/1).

“Guna mengantisipasi potensi kepadatan di jalan tol. Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta. Dan memohon kerja sama pengguna jalan untuk menghindari pulang bersamaan di hari Minggu, 3 Januari 2021, yang di prediksi menjadi puncak arus balik untuk libur Natal dan Tahun Baru,” katanya.

MENKES : Januari Vaksin Siap Di Distribusi ke 34 Provinsi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah berencana segera mendistribusikan vaksin Covid-19 ke 34 provinsi di Indonesia. “Kami harapkan sebelum rakyat Indonesia masuk kerja di bulan Januari Insyaallah vaksin ini sudah bisa kita distribusikan ke 34 provinsi di Indonesia, untuk kita bisa mulai program vaksinasinya bagi para tenaga kesehatan kita,” ujar Budi.

BACA JUGA  Nasional : Jokowi Meminta Evaluasi Subsidi Pupuk

“Sejak Bapak Presiden memutuskan di Rapat Terbatas di hari Senin (28/12), kami langsung tidak ada hentinya terus bekerja. Pemerintah terus bekerja tidak kenal siang dan malam, hari libur maupun hari kerja,” ungkapnya.

80% Tempat Tidur Pasien Covid-19 Depok Sudah Terisi

Di lansir dari Kompas, ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 mencapai 80%. Hal ini di atas standar WHO. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menjelaskan kemarin Jumat (1/1/2021), “Okupansi rumah sakit rata-rata sudah di atas 80 persen. Jadi sudah di atas standar WHO.”

“Ada langkah-langkah. Sudah diarahkan oleh Pak Wali (Kota Depok) untuk menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit,” ujarnya. “Sudah koordinasi dengan dinas kesehatan provinsi dan juga dengan RS UI,” lanjut Dadang.

IMF : Indonesia Berpotensi Berkembang di 2021

Mengutip Nikkei Asia, Rabu (30/12/2020), IMF menetapkan angka 100 sebagai dasar untuk produk domestik bruto (PDB) riil. Ketiga negara yaitu Vietnam, Indonesia, dan Malaysia, mencetak angka di atas 100 untuk tahun 2021. Artinya, ketiga negara ini bakal berkembang di tahun depan.

BACA JUGA  Pemerintah Optimis Ekonomi Pulih 2021

Dari ketiga negara, Vietnam memimpin pertumbuhan dengan proyeksi indeks sebesar 108,4. S&P Global memperkirakan, ekonomi Vietnam akan tumbuh 10,9 persen secara riil pada 2021, lebih banyak dari negara lain di Asia-Pasifik, menyusul kenaikan 2,91 persen tahun 2020. Namun, regulasi politik Vietnam membuat modal asing yang masuk akan kesulitan untuk cari ke luar. Sehingga negara yang terbuka seperti Indonesia lebih menjanjikan bagi Investor asing.

“Mengingat rendahnya biaya produksi di negara itu, kami melihat lebih banyak perusahaan mengalihkan operasi dari China ke sana, jika perang perdagangan antara Washington dan Beijing berlanjut,” kata Japan Research Institute, Yuta Tsukada.

Advertisements

KATEGORI
TAGS
Share This

KOMENTAR

Wordpress (0)