Ketika Kekasih Meminta Untuk Berubah | Bengkel Cinta

0
8
Sumber Gambar : pixabay.com
Advertisement

Sekarang kita akan membahas masalah ketika kita diminta berubah atau kita dikatakan telah berubah dan pasangan kita meminta kita berubah kembali seperti sedia kala.

Berubah Menjadi Lebih Baik

Tentu manusia adalah mahluk yang senangtiasa berubah. Hal ini tidak di pungkiri selama waktu berjalan dan terus memberi pengalaman baru. Sehingga perubahan adalah hal yang mutlak terjadi kepada setiap individu.

Sayangnya, perubahan ada yang bersifat negatif dan ada yang bersifat positif. Negatif dan Positif ini di tinjau dari tujuan dari tujuan sebuah hubungan, yaitu kebahagiaan, baik di dunia dan akhirat.

Bahagia dalam menjalani hubungan percintaan di dunia, yaitu membangun pengertian, komitmen dan lain sebagainya.

Serta perasaan spiritual akan kepastian kebahagiaan di akhirat, yaitu hubungan ini di tunjukan sebagai suatu ibadah, menjalankan perintah agama.

Jika kekasih kita berubah dan memunculkan sifat negatif seperti menjadi pemarah, kikir, sombong, curiga, pudar rasa spiritualnya dan lain sebagainya. Sudah tugas kita sebagai orang terdekatnya, sebagai kekasihnya, untuk mengingatkannya dan mengembalikan ia kepada sifat yang positif. Tentu cara meminta seseorang untuk berubah adalah hal yang sulit, terlebih hal ini bisa melukai perasaan orang yang kita cintai.

Advertisement
BACA JUGA  Menjadi Seorang Entrepreneur / Pengusaha | EnterPreneur

Meminta Pria Berubah

Untuk menghadapi lelaki, para wanita tidak boleh merendahkan harga dirinya.

  1. Mintalah laki-laki untuk berubah dengan permintaan tolong dengan rendah hati.
  2. Berilah pujian setiap kali ia berubah menjadi yang kita harapkan. Misalnya, para wanita ingin sang lelaki membantunya membersihkan rumah, maka mintalah dengan permintaan tolong yang lembut.
  3. Lalu, apabila ia sudah tergerak, hargai ia dengan pujian.
  4. Jangan pernah menggerakan pria dengan amarah, ini kesalahan para wanita pada umumnya. Pria yang di gerakan dengan amarah, akan tergores harga dirinya dan ia mungkin akan tunduk tetapi hanya sementara. Dalam jangka panjang, pria akan kehilangan rasa cinanya dan akan memicu konflik yang lebih besar.

Menghadapi Wanita

Untuk menghadapi wanita, para pria tidak boleh memaksa mereka.

  1. Mintalah sang wanita berubah dengan berkomunikasi secara intensif.
  2. Berilah mereka apresiasi dengan mendengarkan keluh kesah mereka ketika melakukan proses perubahan. Misalnya, para pria ingin sang wanita aktif berolah raga agar terlihat tetap cantik dan bugar, maka ajaklah dan komunikasikan alasan mengapa ia harus berubah, rayu mereka.
  3. Lalu, jika ia mau repot-repot berolah raga, hargai dengan pujian dan dengarkan semua keluh kesah akan rasa capek berolahraga.
  4. Jangan pernah memaksa wanita, ini kesalahan para pria karena pria kadang merasa berkuasa atas wanita. Wanita yang merasa di paksa akan memendam amarah, dan percayalah wanita adalah mahluk yang paling kuat ingatannya ketika ia di sakiti. Pada waktu tertentu, ia akan meledakan semua amarahnya dan mengungkit semua rasa sakit yang ia rasakan.
BACA JUGA  Berhati-hati Ambil Resiko | EnterPreneur

Advertisement