Sumber Gambar : https://www.pexels.com/photo/business-chairs-company-coworking-7070/

Jadi kamu mau membangun perusahaan Startup nih, tapi masih takut dan khawatir. Ayo kita kaji ulang mengenai tantangan umum dalam pembangunan Perusahaan Startup di Indonesia. Berikut beberapa tantangan yang Reaksi.id temukan dalam riset sederhana yang kami lakukan ;

  1. Modal

Sama seperti ketika kita hendak mendirikan sebuah perusahaan UKM. Ada tantangan yang akan di hadapi oleh perusahaan Startup. Tantangan yang pertama adalah uang / modal yang cukup besar. Kebutuhan modal yang sangat besar ini sayangnya tidak banyak di sambut baik oleh investor lokal, sebaliknya kebutuhan ini di sambut baik oleh investor internasional.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya modal internasional yang masuk kedalam tubuh perusahaan Startup asal Indonesia[1]. Dimana modal-modal ini berakhir dengan kepemilikan perusahaan (saham) yang besar di miliki oleh Asing. Bukan berarti kita harus menjadi seorang Nasionalis Fanatik, namun kepemilikan saham oleh pihak Asing menyebabkan keuntungan Startup yang sudah lelah dibangun dan di gerakan oleh anak bangsa, jatuh ke tangan pihak Asing. Semakin berkembang Startup ini, semakin besar juga pengaruh Asing terhadap Startup ini dan semakin untung juga mereka.

  1. Perilaku Konsumen
BACA JUGA  Strategi Umum Perusahaan Startup

Tantangan nyata berikutnya adalah mengubah kebisasaan membeli konsumen. Konsumen membeli dengan kebiasaan tertentu dan untuk merubahnya, itu tidaklah mudah. Seperti seorang yang biasa naik angkutan umum, akan sulit menerima aplikasi ojek online. Namun, disini perusahaan Startup memiliki strategi baru untuk merubah perilaku tersebut, yaitu dengan menawarkan promosi kepada para konsumen, sehingga mereka tertarik dan merubah kebiasaan mereka.

Tapi, kita sama-sama menyadari bahwa perubahan ini tidak terlalu terasa jika masyarakat tidak terbiasa “berubah”. Semisal, salah seorang penulis pernah tinggal di Surabaya, betapa terkejutnya penulis tesebut bahwa di Surabaya, angkutan umum tidak terlalu di “minati” oleh masyarakat. Kereta dan Angkutan Umum tidak banyak meraup keuntungan karena “Arek-Arek Suroboyo” lebih memilih naik motor kemana-mana dari pada naik angkutan umum. Tapi, anehnya, kehadiran Ojek Online mampu merubah itu semua. Warga Surabaya mulai tertarik dengan hal ini. Ini membutikan bahwa kemampuan Startup melakukan “Rekayasa Sosial” lebih efektif dibandingkan dengan Pemerintah Kota Surabaya. Memang klise sih, tapi ya kenyataannya demikian.

  1. Persaingan Sesama Startup
BACA JUGA  Wabah Corona : Serangan Banjir Informasi dan Hoaks

Hal ini saya tidak pungkiri bahwa startup akan saling “menumpahkan darah” sesama startup. Saya tahu dari pengalaman sebuah perusahaan sekuritas (salah satu perusahaan yang kami survei), yang mencoba untuk membuka perusahaan jual beli online. Hampir 20 Karyawan di pekerjakan, 100 Juta lebih di gelontorkan, tapi dalam waktu 3 bulan, perusahaan tersebut hancur berantakan. Alasannya sederhana, tidak ada yang mau membeli dalam waktu 3 bulan. Karena semua pembeli, tertarik ke Toko Online yang lebih besar dan dianggap kredibel.

Kami juga ingin bercerita mengenai “Startup” didalam “Startup”, maksutnya adalah rekanan perusahaan Startup yang membuka lapak di salah satu Toko Online. Salah seorang narasumber kami bercerita, bahwa ia sangat sulit menemukan pembeli di dalam Toko Online nya, walau ia sudah membayar biaya promosi-pun, tetap saja tidak mendapat perhatian yang cukup. Artinya saya ingin memberi tahu bahwa persaingan berdarah “Red Ocean” antar Startup dan didalam Startup sangatlah sengit dan itu bukanlah hal yang mudah di menangkan.

BACA JUGA  Yang Kamu Harus Ketahui di Kebijakan Privasi Terbaru WhatsApp

 

Nah sekian gambaran tantangan umum yang akan dihadapi oleh Startup dari riset sederhana yang kami lakukan. Menyeramkan bukan ? tapi jangan pesimis karena jiwa seorang pengusaha adalah seorang yang selalu optimis dalam menghadapi tantangan. Tetap semangat dan jangan lupa untuk membaca artikel kami berikutnya mengenai Strategi Umum Perusahaan Startup, yang mungkin bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi. Sampai jumpa lagi ….

 

Daftar Pustaka

[1] https://money.kompas.com/read/2019/08/08/111856426/menakar-untung-rugi-modal-asing-di-unicorn-ri?page=1