RE-PODCAST: #ResensiBukuBagus E04 – Seni Mengatasi Depresi dan Coping With Depression

0
69
Advertisement

Kali ini Reaksi.id akan membahas mengenai buku seputar masalah Depresi. Depresi menjadi momok di tengah ketidakpastian atau krisis. Pada masa Perang Dunia 1 dan 2 kita mengenal PTSD (Post-traumatic Stress Disorder) yang menjangkiti para prajurit. Di era wabah Covid-19, banyak yang kehilangan keluarga, teman dan pekerjaan yang akan berpotensi memicu stress.

Kedua buku yang kami hadirkan ini bukan bertujuan menyembuhkan tetapi lebih kepada membantu mereka yang menderita stress.

Seni Menghdapi Depresi oleh William Andromeda

Buku pertama adalah buku Seni Menghdapi Depresi oleh William Andromeda. William Andromeda sendiri adalah penyiar radio di Kota Yogyakarta, ia juga aktif dalam aktifitas kampus. Buku yang ia susun lebih berfokus kepada kemudahan pemahaman. Tujuan buku ini di susun adalah untuk semua kalangan dari remaja hingga dewasa.

Tujuan dari buku ini untuk mengenalkan penyebab, jenis dan memahami depresi secara praktis. Banyak isi dari buku ini membahas tips praktis mengelola stress. Bahkan ada tips praktis mengobati depresi, mengatasi depresi dan gambaran terapi psikis depresi.

BACA JUGA  Phone Snubbing | Generasi Zet

Coping With Depression karangan J Maurus

Buku kedua adalah buku Coping With Depresion karangan J Maurus. Maurus merupakan Penulis terkenal dengan seratus buku. Maurus menerbitkan buku pertamanya tahun 1958. Ia adalah seorang Italia yang tinggal di India, sehingga alam pikirannya cukup luas.

Advertisement

Buku ini lebih kaya data dan pendapat karena memasukan pendapat filsuf, dokter, politisi dan tokoh terkemuka kedalamnya. Maurus lebih banyak mengkritik permasalahan hedonisme yang berkembang di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa depresi di akibatkan harapan akan kebahagiaan yang berlebihan.

Suara nyaringnya tenggelam di tengah hiruk pikuk hedonisme tahun 70′ sd 90′-an. Namun, sekarang di kaji kembali setelah Hedonisme gagal membawa manusia kedalam puncak kebahagiaan. Buku ini sangat cocok bagi penikmat pemikiran filsafat, setingkat orang-orang Magister (S2) atau Doktoral (S3) keatas. Namun agak sulit di cerna remaja.

Penutup

Kedua buku di atas adalah buku yang bertujuan untuk membantu melawan stress. Apabila pembaca merasa putus asa, tak di tolong, gagal, sedih dan tidak berharga, gelisah tak menentu, iri hati, kesepian, mendrita, tenggelam dalam rasa sakit. Hal tersebut adalah ciri-ciri anda mengalami Depresi.

BACA JUGA  Gamers Yang Terjebak Antara Dunia Nyata dan Khayal | Citizen 4.0

Untuk itu kami sarankan agar menghubungi pihak terkait yang bisa membantu. Salah satunya ada dibawah ini

Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id/

Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online

Tim Pijar Psikologi :https://pijarpsikologi.org/konsulgratis

Tenang, anda tidak sendiri karena semua orang pernah mengalami depresi. Jangan ragu dan takut untuk menghubungi pihak-pihak di atas. Ingatlah bahwa selama anda masih bernafas maka kesempatan merubah nasib akan selalu ada.

Untuk ulasan lengkap mengenai buku dapat melihat Youtube dan Podcast Spotify dibawah ini :


Advertisement