Otaku, Weeb dan NEET | Citizen 4 0

0
23
Advertisement

Teman-teman para pecinta Anime pasti sudah terbiasa mendengar sebutan Otaku, Weeb, Waifu dan NEET. Apasih maksut dari sebutan itu?

Otaku awalnya berkonotasi Negatif yang artinya obsesi tidak sehat akan hal-hal yang berbau karya-karya seni Anime, Komik, Action Figur, Game dan lain sebagainya. Di Jepang, Otaku adalah sebutan yang berkonotasi negatif yang disematkan kepada orang buangan yang menenggelamkan dirinya dalam Anime.

Bagi para otaku yang bukan orang Jepang, namun ingin menjadi orang Jepang karena Fantasi Animenya akan disebut Wibu. Mereka biasanya sampai pada titik membeli Action Figur, Dakimura / Bantal Guling bergambar Anime dan Poster-poster karakter kesayangannya. Sebagai catatan, Action Figur atau Nendroid yang asli bisa berharga diatas 1 Juta. Mungkin para Wibu ini adalah saingan sempurna para K-Popers dalam menghabiskan uang demi tokoh idolanya. Ada sebagai dari para wibu yang menjadikan salah satu karakter anime itu sebagai fantasi kekasih idealnya. Karakter yang mereka jadikan sebagai fantasi kekasih dinamakan Waifu.

Di jepang ada sebutan NEET atau Not in Education, Employment, or Training. Berbeda dengan Indonesia, tekanan sosial di Jepang sangat tinggi sehingga banyak memicu angka bunuh diri. Demi menghadapi tekanan sosial ini, para NEET kan menenggelamkan diri mereka di kamar berbulan-bulan dan bahkan ada yang bertahun-tahun. Sebagian dari Para NEET ini memilih untuk menenggelamkan diri dalam dunia Anime. Banyak dari mereka yang terkena Phobia Sosial dan di bantu Psikolog untuk dapat keluar dari rumah mereka.

BACA JUGA  Mengurai Kerumitan Masalah | Re-Talk

Antara Dunia Nyata dan Khayal

Dalam menghadapi masalah, manusia cenderung ada dua sikap. Pertama adalah menghadapi dan Kedua adalah lari. Bagi, mereka yang memilih lari, akan ada banyak bentuk pelarian, salah satu bentuknya adalah melarkan diri ke dunia khayalan Anime. Mereka berharap akan hadir dalam dunia Anime, dan berharap kesempatan kedua untuk hidup dalam dunia tersebut.

Sayangnya Dunia Khayal itu bukanlah realita yang nyata. Selama tenggelam dalam dunia khayalan, masalah di dunia nyata menyeruak bagai api. Teman-teman, seharusnya kita menyerap ide-ide di Anime dan kita bawa ke dunia nyata. Bukan kita yang tersert masuk ke dunia tersebut dan gagal menyelesaikan masalah kita di dunia nyata.

Advertisement

Tangkaplah semangat para Kreator Anime yang ingin merubah dunia dengan karya mereka. Bersikaplah Pantang Menyerah layaknya Naruto. Berlatihlah dengan keras ayaknya Asta (Black Clover). Bersikaplah cerdik layaknya Lelunch (Code Geas). Pantang Menyerah walau Maut Mendekat layaknya Kaori (Shigatsu wa Kimi No Uso). Berkorbanlah Demi Orang Lain layaknya Mikazuki (Gundam Orphan). dan Memimpinlah layaknya Kamina (Tengen Toppa Gurren Lagann).

BACA JUGA  Berita Internasional 8 Januari 2021

Advertisement