Menunggu Saja atau Memantaskan Diri | Bengkel Cinta

0
15
Advertisement

Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana kita memilih pasangan. Sekarang kita akan membahas masalah ketika kita dalam proses menunggu seseorang yang cocok untuk menjadi kekasih kita.

Menunggu atau Memantaskan Diri

Menunggu seseorang datang amatlah merisaukan. Mungkin Kita pernah berusaha menyatakan perasaan kita, namun penolakan yang kita terima. Kekecewaan hinggap didalam hati, motivasi diri menghilang bagai embun pagi menjelang siang.

Mungkin, teman-teman merasakan, rasa risau dan takut ketika harus menunggu sendirian. Tapi, amat disayangkan jika kita hanya termangku sedih, bukankah bumi ini amatlah luas. Buatlah penolakan menjadi pacu andrenalin, sadari bahwa penolakan yang kita dapat adalah sebuah pertanda, pertanda bahwa kita belum pantas.

Marilah kita memantaskan diri agar kita mampu mencapai capaian tertentu. Hingga tidak ada alasan untuk penolakan datang kepada kita.

Memantaskan Diri

Sepasang kekasih layaknya sebuah cermin, mereka akan sangat mirip satu sama lain. Dengan kata lain, jika kita ingin mendapatkan yang tebaik, maka kita harus menjadi yang terbaik pula.

Advertisement
BACA JUGA  Fenomena Tekanan Mental Pada Remaja Part 2 | Citizen 4.0

Menjadi yang terbaik yaitu:

Pertama, Kita harus sudah mapan atau tidak lagi bergantung kepada orang tua. Ini berlaku terutama bagi Pria, bagi wanita sebenarnya opsional. Tetapi, kini banyak rumah tangga yang double income, sehingga kemampuan ekonomi wanita juga diperhitungkan.

Kedua, kita harus dewasa, mampu mengontrol emosi, berfikir jauh kedepan dan bertanggung jawab.

Ketiga, kita harus kuat secara agama, ingatlah bahwa urusan mencari pasangan bukan hanya ursan dunia, tetapi juga akhirat.

Keempat, kita harus menguasai skill komunikasi.

Skill Komunikasi

Mungkin teman-teman bertanya-tanya alasan adanya Skill Komunikasi sebagai prasyarat untuk menjadi yang terbaik.  Jikalau teman-teman sudah memiliki tiga kriteria untuk menjadi yang terbaik, teman-teman akan menemui kegagalan jika tidak mampu mengkomunikasikan keunggulannya.

Skill Komunikasi di butuhkan oleh siapa-pun dan di mana-pun untuk sukses. Cara dalam mengupgrade skill komunikasi kita bisa dengan beberapa cara:

Pertama, belajar skill komunikasi dasar dari buku, artikel atau youtube tentang cara komunikasi yang baik.

Kedua, mempelajari pola komunikasi pria dan wanita baik dari buku, seperti yang saya pegang ini, artikel dan youtube.

BACA JUGA  Penolakan atau Denial | Generasi Zet

Ketiga, praktik berkomunikasi langsung untuk belajar memahami orang lain dan membangun empati, belajarlah mendengarkan.

Keempat, belajarlah mengutarakan pendapat dan pikiran tanpa melukai perasaan orang lain.

Afterword

Memang dalam mengembangkan diri menuju Ideal adalah hal yang sulit. Tetapi, pasti hal ini cukup sepadan dengan hasil yang nantinya teman-teman dapatkan. Jadi, jangan hanya diam dan menunggu. Mapankan Diri, Dewasakan Pikiran, Asah Spiritual dan jangan lupa untuk belatih berkomunikasi.

Advertisement