Mahalnya Konsentrasi di Era 4.0 | Generasi Zet

0
8
Sumber Gambar : www.pexels.com
Advertisement

Sebelum membaca artikel ini mungkin teman-teman bisa menjawab pertanyaan berikut

  • Apakah teman-teman merasa sulit berkonsentrasi?
  • Apakah teman-teman merasa sangat lama menyelesaikan satu tugas karena terselingi oleh hal-hal lain?
  • Apakah teman-teman tidak pernah bisa menyelesaikan satu tugas tanpa di sela oleh penggunaan gadget?
  • Apakah teman-teman selalu merasa sulit berkonsetrasi karena bising suara?

Jika banyak jawaban “ya” dari pertanyaan diatan, maka teman-teman saat ini memiliki masalah konsentrasi. Disarankan untuk lanjut membaca artikel ini.

Penjelasan Gangguan Konsentrasi

Gangguan Konsentrasi dapat terjadi akibat dua hal, pertama akibat penyakit sistem saraf dan kedua akibat dari pengaruh lingkungan. Dalam pembahasan ini kami hanya membahas masalah konsentrasi umum, bukan penyakit saraf.

Konsentrasi telah menjadi hal yang sangat mahal di era modern. Dikatakan mahal karena kita tidak bisa menyelesaikan satu hal tanpa di ganggu oleh satu atau dua hal. Bayangkan saja, ketika kita hendak diam berkonsentrasi, bisa saja handphone kita berbunyi menandakan notifikasi. Ada beberapa notifikasi penting seperti pesan WA. Tapi, ada beberapa notifikasi tidak penting seperti promo belanja, update status IG teman-teman yang sebenarnya bisa kita baca di waktu lain.

BACA JUGA  Restika Trimayda - Pengalaman Memulai Bisnis Saat Pandemi

Sehingga, memiliki sebuah kondisi yang bisa mendorong kita berkonsetrasi pada satu hal di Era Modern ini adalah sebuah hal yang mewah.

Pemecahan Masalah Yang Keliru

Beberapa teman-teman mungkin memutuskan melawan gangguan itu dengan menyetel musik keras-keras. Memang benar, musik membuat kita bersemangat dan membuat kita menikmati pekerjaan. Namun, penelitian mengungkap hal buruk dibalik bekerja dengan musik.

Advertisement
  • Pertama, memang benar musik mendorong kinerja di awal kali. Namun, setelah pekerjaan dimulai, musik tidak mendorong kinerja sama sekali. Bahkan cenderung di acuhkan.
  • Kedua, ketika musik terus berbunyi, padahal kita sudah berada di tengah konsentrasi, musik malah mengganggu dan menjadikan kita sulit berkonsentrasi.
  • Ketiga, musik acapkali malah menjadi distraksi konsentrasi dan penunda pekerjaan. Kita malah bernyanyi-nyanyi atau mencari playlist yang sesuai dengan keriteria favorit kita.
  • Sehingga, musik bukan pemecahan yang tepat untuk konsentrasi.

Ada teman-teman yang ingin tidak di ganggu dan mematikan Handphone dan internet total. Tujuannya sih agar tidak tergoda membuka internet, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Karena handphone dimatikan, malah muncul kekhawatiran akan hal-hal penting, misalnya informasi kecelakaan. Hal itu malah membuat kita tambah sulit berkonsentrasi.

BACA JUGA  Leading In Crises by Rhenald Kasali | Resensi Buku Bagus

Ada pula teman-teman yang memecahkan masalah konsentrasi secara unik. Mungkin disadari, teman-teman ketika mengerjakan tugas tiba-tiba ingin nyemil atau minum. Maka teman-teman letakan semua makanan dan minuman dimeja kerja teman-teman. Alih-alih tugas selesai, teman-teman malah sibuk makan dan minum.

Ada juga tipe yang perfectsionis atau si pecinta kesempurnaan. Supaya bisa konsentrasi, ia merapihkan kamar atau ruang kerjanya. Yang terjadi malah berjam-jam sibuk merapihkan rumah, bukan menyelesaikan pekerjaan.

Pemecahan Masalah Yang Tepat

Untuk masalah musik, boleh memutar musik di awal kerja untuk membangkitkan semangat, namun jangan lebih dari satu atau dua lagu favorit. Ingat bahwa musik bisa menjadi sebuah gangguan konsentrasi juga.

Untuk masalah handphone, usahakan teman-teman mematikan notifikasi media sosial yang tidak urgent atau tidak terhubung dengan pekerjaan. Selain itu, teman-teman bisa mematikan notifikasi group-group di WA yang tidak terlalu mendesak, seperti group keluarga dls. Usahakan teman-teman memasang status yang menandakan tidak ingin diganggu, contohnya, “sedang sibuk, telpon jika urgent.”

BACA JUGA  RE-PODCAST: #ResensiBukuBagus E02 - Dua Buku Komunikasi Recommended Part 1

Kalau lingkungan teman-teman sangat bising, Jangan pakai Headset, Teman-teman bisa membeli ear muff atau alat pelindung telinga yang biasa dipakai di dunia industri alat berat. Namun, efeknya adalah acapkali kita jadi sulit dipanggil oleh orang lain. Cara selainnya adalah berpindah tempat, misalnya mengerjakan tugas di Perpustakaan, Kafe, Taman dan lainnya yang cukup hening dan sepi.

Untuk masalah bersih-bersih, lakukan diluar jam produktif. Contohnya di waktu malam hari atau selesai bekerja. Selesaikan pekerjaan, barulah bersih-bersih dilakukan.

Namun yang paling penting diantara semuanya adalah : Berkomitmen 100% untuk menyelesaikan tugas dan tidak beralih ke tugas selainnya sebelum tugas itu selesai.

Advertisement