Strategi Umum Perusahaan Startup

0
108
Sumber Gambar : https://www.pexels.com/photo/person-playing-chess-1040157/
Advertisement

Di artikel sebelumnya kita sudah tahu mengenai apa itu Startup dan Tantangannya. Dipembahasan kali ini, Milenials akan kami ajak untuk memahami strategi yang dijalankan startup yang telah sukses mengembangkan bisnisnya. Berikut strategi teknis nya ;

  1. Strategi Go-Jek & Grab dalam Promosi

Banyak yang mengatakan bahwa Go-Jek, Grab dan Uber “membakar” uang demi keberhasilan dalam kemenangan persaingan. Tapi tanpa kita sadari, mereka memiliki satu strategi yang sama yaitu merubah para kaum milenial untuk berganti kebiasaan dari penggunaan kendaraan pribadi dan angkutan umum, menjadi pengguna Ojek Online.

Tapi, yang saya tekankan bahwa target mereka adalah generasi Milenial (Y) dan  Generasi Z. Hal ini dikarenakan generasi itulah yang dapat dengan mudah menerima pembaharuan dan teknologi. Generasi yang lebih tua, sudah tidak bisa lagi dengan mudah menerima teknologi.

Strategi Promosi, sebagai usaha merupah perilaku adalah strategi yang umum. Jikalau masyarakat jarang memakan tahu bulat. Maka beramai-ramai para pedagang tahu bulat mengencangkan megaphone mereka untuk mendendangkan nyanyian tahu bulat yang menjadi “Legend” itu. Sekarang masyarakat tidak asing dengan tahu bulat, sampai mampu membayangkan betapa “dadakan”nya popularitas Tahu Bulat tersebut. Begitu pula dengan Es-Kepal Milo yang terkenal lewat Media Sosial.

BACA JUGA  Nasional : Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Ditengah Keterbatasan Kapasitas Rumah Sakit

Note : Ingat, tujuan Promosi adalah Merubah Perilaku !

 

Advertisement
  1. Strategi Grab dalam Memenangkan Persaingan

Salah satu hal yang paling terkenal dalam dunia OJOL adalah akusisi Uber oleh Grab. Diketahui bahwa ribuan aramada Uber akhirnya di Akusisi oleh Grab dan di “kebiri” hingga tidak bisa berkembang lagi. Namun, tujuan Grab sudah tercapai, Startup Uber kehilangan taring di Indonesia.

Namun, analisis mengatakan bahwa Grab melakukan hal tersebut bukan hanya sekedar agar Uber “mati”. Tetapi, ia berusaha agar dana yang akan di Investasikan ke Uber, beralik kepadanya. Selain mematikan kekuatan Uber, Grab juga dapat menarik Investor Uber. Maka dapat dikatakan, Grab mendapatkan 1. Konsumen, 2. Modal dan 3. Memenangkan Persaingan atau sekurang-kurangnya mampu mengurangi persaingan.

Note : Ingat, apabila modal minim, strategi ini tidak mampu dijalankan. Kerjasama dengan pesaing lebih dimungkinkan (yang akan dijelaskan berikutnya)

 

  1. Strategi Toko Online dalam Promosi

Untuk mempersingkat pembahasan, saya mengatakan “Toko Online” untuk semua toko Online yang besar, seperti Tokopedia, Tokobagus, Lazada dls. Pada dasarnya dari pengamatan saya, mereka memiliki satu pola strategi yang sama. Strategi nya yaitu merubah perilaku konsumen dari kebiasaan membeli Offline menjadi pembelian Online. Tapi, yang paling menarik disini, selain mereka “bersaing” melawan toko Offline, mereka juga bersaing diantara sesamanya. Tapi, apapun cara yang mereka lakukan untuk promosi, efeknya tetap sama yaitu bergesernya pembelian dari Offline ke Online.

BACA JUGA  Tantangan Perusahaan Startup di Indonesia

Dengan kata lain, kita bisa bekerja sama dengan sama Startup dalam promosi agar merubah perilaku konsumen. Karena tidak mungkin merubah konsumen sendirian, butuh banyak sumber daya dan tenaga. Hal ini bahkan dilakukan oleh perusahaan besar, seperti Yahoo dengan Bing. Yahoo adalah mesin pencari yang “dikalahkan” oleh Google. Sementara Microsoft dengan Bing-nya juga terpojokan. Akhirnya mereka urun kerjasama demi mengalahkan kerjasama Google.

Note : Kerjasama Startup hanya berlangsung apabila kedua belah pihak setara dalam kekuatan dan pengalaman, jangan memaksa jika anda lebih lemah. Karena anda akan berpotensi di eksploitasi oleh pihak yang lebih kuat.

 

Nah sekian strategi umum perusahaan Startup yang bisa kita jalani dan ikut. Tapi, pertanyaannya, apakah kita yakin bahwa bisnis yang kita jalankan akan kompetitif. Tunggu artikel berikutnya mengenai Kompetensi Inti, sebuah cara agar usaha kita tidak mudah tersaingi. Sampai jumpa lagi ….

Advertisement