Nasional : Wakil Wali Kota Depok Positif Corona Menjelang Vaksinasi Tahap Kedua

0
22
Ilustrasi Positif Covid-19 (Sumber Gambar : www.shutterstock.com)
Advertisement

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna positif corona, berdasarkan test swab polymerase chain reaction atau PCR, Jumat 29 Januari lalu.  Pradi sebelumnya sudah di suntik dosis pertama vaksin corona Sinovac pada 14 Januari 2021 di RS Universitas Indonesia.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan Pradi sebelumnya sempat mengeluhkan demam  selama lima hari, sebelum hasil PCR positif corona keluar. Sejak Sabtu (30/1) malam, Pradi yang sudah terkonfirmasi positif corona atau Covid-19 ini di rawat di RSUD Kota Depok.

Dadang juga menyebut, Pradi memang sempat mendapat vaksinasi corona atau Covid-19 tahap pertama. Hanya Pradi tak mendapatkan dosis kedua lantaran mengalami gejala demam. “Ketika akan vaksinasi kedua tanggal 28 Januari 2021, kondisi Pradi demam sehingga tidak melakukan vaksinasi kedua,” imbuhnya, seperti di kutip dari Warta Kota.

Vaksinasi Dua Tahap

Di lansir dari Tempo, alasan vaksinasi Covid-19 di lakukan dua kali dengan jarak 14 hari bertujuan menguatkan kekebalan tubuh kita. Reisa menjelaskan, vaksinasi yang pertama bertujuan mengenalkan vaksin kepada tubuh kita. Kemudian vaksinasi kedua dilakukan 14 hari setelah suntikan pertama untuk menguatkan respons imunitas yang telah terbentuk sebelumnya.

BACA JUGA  Indonesia Baru Saja Meluncurkan Satelit Nusantara Satu

“Jadi, dosis pertama di lakukan untuk memicu respons kekebalan awal. Dua dosis vaksin ini akan memicu respons antibodi yang lebih optomal dan lebih efektif di masa yang akan datang,” ucap Reisa.

Antibodi yang terbentuk dari vaksinasi ini baru optimal 14 sampai 28 hari suntikan kedua. Sebab itu, Reisa mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak fisik, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Advertisement
Advertisement