Zhang Zhan : Jurnalis Independen China Dihukum 4 Tahun Penjara

0
4
Zhang Zhan dalam Video Youtubenya

Zhang Zhan, seorang mantan pengacara, di hukum karena mengabadikan momen-momen awal penyebawan Virus Corona di Wuhan. Menurutnya, kesan yang terjadi di Wuhan tidaklah sama seperti yang di gambarkan oleh pemerintah China. Pemerintah China selalu mempropagandakan penanganan yang bertanggung jawab, bijak dan transparan.

Zhang Zhan sendiri pergi dari rumahnya di Shanghai ke Wuhan di bulan Februari. Ia mendokumentasikan banyak hal, seperti kekhawatiran masyarkat akan pendapatan yang menurun, ketakutan akan kesehatan dls. “Cara pemerintah mengelola kota ini baru saja intimidasi dan ancaman,” katanya dalam salah satu videonya.

“Cara pemerintah mengelola kota ini penuh dengan intimidasi dan ancaman,” katanya dalam salah satu videonya. “Ini benar-benar tragedi negara ini!” Pada Mei, Zhang berhenti menanggapi pesan. Teman-temannya mengetahui bahwa ia sudah di tangkap dan di bawa kembali ke Shanghai. Zhang di tuduh menyebar kebohongan dan informasi palsu.

Penyiksanaan dan Pengadilan Yang Tidak Manusiawi

Dilansir dari The New York Times dan BBC, Zhang melakukan mogok makan sebagai protesnya terhadap pembukaman jurnalis. Namun ia di perlakukan secara kejam lewat pemaksaan makan. Tangan dan kaki Zhang di pegangi sementara mulutnya di paksa menerima makanan lewat selang.

BACA JUGA  Inggris : Berencana Melarang Import Barang Yang Dicurigai Hasil Kerja Paksa Di China

Dalam kondisi lemas dan kehilangan banyak berat badan, Zhang di adili di kursi pesakitan. Persidangan Zhang di laksanakan di Pengadilan Rakyat Shanghai Pudong pada hari Senin, berlangsung kurang dari tiga jam. Saat itu ia tidak bisa banyak berkata-kata selain mengatakan bahwa ucapan orang-orang tidak boleh di sensor.

Zhang di hukum 4 tahun penjara dengan tuduhan “memicu konflik dan provokasi.” Dimana tuduhan tersebut adalah tuduhan yang ambigu dan samar. Pengadilan di lakukan secara tertutup. Saat itu ada sekitar 10 orang yang ingin hadir di persidangan, namun mereka di giring ke kantor polisi. Kasus Zhang menambah lagi catatan hitam China akan pelanggaran hak asasi manusia, akankah negara China tegak berdiri, selama penindasan hidup di dalamnya?