Rusia : Gorbachev Berharap Biden Memperpanjang Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir

0
71
Barack Obama dan Dmitry Medvedev pada acara penandatanganan New START di Praha (2010) (Sumber : Wikipedia)

Mikhail Gorbachev, pemimpin terakhir Uni Soviet, telah mengatakan dia mengharapkan Presiden AS terpilih memperpanjang perjanjian kontrol senjata nuklir. Perjanjian tersebut akan berakhir bulan depan, tetapi kedua negara memiliki banyak hal yang harus di lakukan.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita RIA Rusia yang diterbitkan pada hari Senin, Gorbachev (89) mengatakan dia mengandalkan Biden, yang katanya telah bertemu berkali-kali, untuk memperpanjang perjanjian NEW START.

“Selama kampanye pemilu, [Biden] mengatakan bahwa perjanjian itu harus diperpanjang,” kata Gorbachev. “Tapi saya pikir itu hanya langkah pertama. Kita harus sepakat tentang perjanjian itu lebih lanjut. Kita perlu mendiskusikan dan menyesuaikan doktrin militer.”

Biden, yang akan menggantikan Donald Trump sebagai presiden AS pada 20 Januari, mengatakan dia lebih menyukai memperpanjang New START Baru, yang lap pada 5 Februari, meskipun masih belum jelas berapa lama perpanjangan mungkin.

Di bawah Trump, Washington secara resmi menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jarak Menengah pada 2019. Trump menuduh Moskow melanggarnya, sesuatu yang dibantah Moskow.

BACA JUGA  Eropa : Anomali Iklim Akibat Badai Filomena Terjadi di Spanyol dan Yunani

Sebelumnya Washington menarik diri dari Perjanjian Open Skies pada November tahun lalu. Open Skies adalah sebuah kontrol senjata dan perjanjian program penerbangan pengawasan udara tak bersenjata di seluruh wilayah pesertanya. Tujuannya untuk membangun pengertian dan kepercayaan diantara pesertanya.

Gorbachev, yang menyerukan kemauan dan dialog politik. Ia berharap pemerintahan Biden akan mendukung komitmen yang telah dibuat kedua belah pihak pada pertemuan puncak era Soviet pada tahun 1985.

Deklarasi itu mengatakan setiap perang nuklir tidak dapat diterima, tidak dapat memiliki pemenang, dan bahwa tidak ada pihak yang akan mencoba untuk mendapatkan keunggulan militer.

“Rusia baru-baru ini mengusulkan agar Amerika mengkonfirmasi formula ini,” kata Gorbachev. “Sekarang pemerintahan baru akan datang dan akan memperbarui proposal kami”.

Gorbachev juga mengatakan AS dan Rusia pada akan mencoba untuk mendorong negara-negara bersenjata nuklir lainnya terlibat dalam pembicaraan kontrol senjata.