Jerman : Mulai Mewaspadai Dominasi China di Kawasan Indo-Pasifik

0
6
25 Agustus 2020, Lower Saxony, Wilhelmshaven: Fregat "Brandenburg" sebelum keberangkatan di pelabuhan angkatan laut. Fregat ini menggantikan Einsatzgruppenversorger "Berlin". Bekerja sama dengan penjaga pantai Turki dan Yunani dan badan Eropa untuk penjaga pantai dan perlindungan perbatasan (Frontex), mereka memantau wilayah laut. Foto: Sina Schuldt / dpa (Foto oleh Sina Schuldt / aliansi gambar via Getty Images)
Advertisement

Jerman baru-baru ini menyusun kebijakan keamanan baru dengan memasukkan kawasan Indo-Pasifik sebagai salah satu fokus perhatian. Dalam waktu dekat, militer Jerman juga berencana mengirimkan armada kapalnya ke Jepang. Jerman mulai mewaspadai gerak-gerik China di kawasan Indo-Pasifik.

Di lansir dari Nikkei, armada kapal milik Angkatan Laut Jerman dijadwalkan akan berlayar ke Jepang pada musim panas tahun ini. Kemungkinan juga akan singgah di Korea Selatan dan Australia.

Musim gugur tahun lalu, kabinet Jerman menyetujui pedoman militer baru yang berkaitan dengan aktivitas di Indo-Pasifik. Pedoman tersebut menekankan pentingnya supremasi hukum dan mempromosikan pasar terbuka di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus menyiratkan penolakan adanya monopoli yang hendak di lakukan China.

“Kami berharap bisa berlayar musim panas ini. Kami belum memutuskan detailnya, tapi kami melihat Jepang sebagai ‘port of call’. Kami ingin memperdalam hubungan kami dengan mitra kami dalam kelompok demokrasi,” ungkap Thomas Silberhorn, sekretaris negara parlemen untuk Kementerian Pertahanan Jerman kepada Nikkei.

Kehadiran Jerman, dan beberapa negara Eropa lain, di Indo-Pasifik tahun ini di pastikan bisa memicu respons yang cukup keras dari China mengingat kawasan Indo-Pasifik sedang panas-panasnya.

BACA JUGA  China : Membangun Rumah Sakit Setelah Wabah Covid-19 Kembali Muncul
Advertisement