India : Muncul Kasus Flu Burung (H5N8 & H5N1) Di Sembilan Negara Bagian

0
5
Illustrasi Ayam
Illustrasi Ayam

Sembilan negara bagian mengkonfirmasi kasus flu burung dan yang lain menunggu hasil tes. New Delhi telah menutup pasar unggas grosir Ghazipur, setelah hampir 200 burung di temukan mati. Pengunjung telah di larang dari taman, danau, dan suaka margasatwa di wilayah ibukota nasional.

“Sampel mereka di berikan untuk pengujian. Dan sekarang di konfirmasi bahwa alasannya adalah flu burung,” kata Deepak Madhukar Muglikar, seorang kolektor distrik Parbhani, sekitar 500 kilometer (310 mil) dari ibukota negara bagian Mumbai, kepada penyiar India, NDTV.

“Sudah di konfirmasi di desa Murumba. Ada sekitar delapan peternakan unggas dan 8.000 burung. Kami telah memberikan perintah untuk memusnahkan burung-burung unggas itu,” katanya.

“Kami sedang dalam proses pemusnahan semua burung yang ada di semua kandang dan kebun binatang telah di nyatakan sebagai zona karantina. Sangat di sayangkan tapi kami mengikuti protokol,” kata Mishra.

Penjualan daging telah di larang dalam radius 10 km (enam mil) dari kebun binatang.  Pengawasan ketat sedang di lakukan pada semua peternakan unggas dan pasar di distrik Kanpur.

BACA JUGA  Rangkuman Berita Internasional 7 Januari 2021

Sampel dari gagak mati dari empat distrik Uttar Pradesh lainnya telah di kirim ke laboratorium di kota Bhopal, India tengah untuk diuji.

Kasus flu burung juga telah di konfirmasi oleh Kerala, Rajasthan, Madhya Pradesh, Himachal Pradesh, Haryana dan Gujarat, menurut pemerintah federal.

Ayam di musnahkan di Haryana dan Madhya Pradesh. Pasar dan toko-toko yang menjual unggas telah di tutup selama seminggu di tujuh kota Madhya Pradesh, kata seorang juru bicara pemerintah.

Di negara bagian selatan Kerala, di lakukan proses pemusnahan sekitar 50.000 burung. Sebagian besar bebek peternakan unggas di dua distrik yang terkena dampak, kata kepala departemen peternakan negara bagian KM Dileep.

Sampel dari Rajasthan, Madhya Pradesh dan Kerala telah di tes positif untuk strain H5N8, sementara sampel dari Himachal Pradesh telah menunjukkan keberadaan H5N1.